SEBUAH MUHASABAH DIRI oleh drh. wahid

Mulai dengan Bismillah

Muasabah Power

Muasabah kiamat kecil

Muasabah diri cowo

Muasabah diri wanita

 

SEBUAH MUHASABAH DIRI
Tuhanku,

Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra

Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang tanpa batas

Tuhanku…Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU

Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi,

hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Tuhanku…baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU

Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU

Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU

Diri yang tangannya banyak maksiat ini,

Mulut yang banyak maksiat ini,

Mata yang banyak maksiat ini,

Hati yang telah terkotori oleh noda ini, memiliki keinginan setinggi langit

Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Tuhan, Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku…
Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kami pernah melanggar aturanMU

Melanggar aturan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami, Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU

Tuhanku,.Siangku tak selalu dalam iman yang teguh

Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,

Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu

Atau…dalam maksiat kepadaMU? Ya Tuhanku Tutuplah untuk kami

dengan sebaik-baiknya penutupan !! aamiin …….

Dari saudara untuk saudara, Perbaiki diri Serulah Orang Lain.

oleh drh. wahid

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: