“Ma’afkan Kami Anakku Kalau Kami Sudah Tua” by @IslamDiaries

 

Ortu nganyam

Ibu nangis

Ayah tua di kursi

aki2 nini 2

 

“Ma’afkan Kami Anakku Kalau Kami Sudah Tua”

– Bismillah… …..Anakku..!! Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku..

– Suatu ketika aku.. Memecahkan piring atau menumpahkan sup diatas meja karena penglihatanku berkurang, Aku harap kamu tidak memarahiku

– Orang tua itu sensitif…selalu merasa bersalah jika kamu berteriak..

– Ketika pendengaranku semakin memburuk,aku harap kamu tidak berkata: ” TULI..!! ” Mohon ulangi apa yang kau katakan..

– Maaf, anakku…!! Aku semakin tua….

– Aku mohon jangan bosan denganku ketika aku mengulangi apa yang kukatakan, seperti dongeng sebelum tidurmu dulukala,

– Aku harap kamu selalu mendengarkan aku, tolong jangan mengejek ku atau bosan mendengarkanku…

– Apakah kamu ingat ketika kamu kecil dan kamu mengulangi apa yang kamu baru bisa ucapkan.. Aku dulu senang mendengarnya..

– Maafkan aku wahai anakku tentang bau ku, tercium seperti orang yang tua ya… Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi, atau menyinggungku….

– Aku harap aku tidak terlihat kotor bagimu…

– Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil? Aku selalu mengejar-ngejar kamu ketika kamu tidak ingin mandi… Aku sabar dalam memandikanmu..

– Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku ketika aku rewel…ini semua bagian dari menjadi tua…kamu akan mengerti ketika kamu tua…

– Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa bicara bahkan untuk beberapa menit..

– Aku selalu sendiri sepanjang waktu dan tidak memiliki seseorangpun tuk diajak bicara…aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaanmu

– Ketika saatnya tiba dan aku hanya bisa terbaring…sakit dan sakit, aku harap kamu memiliki kesabaran tuk merawatku..

– Anakku… Semoga kelak kita dapat berkumpul disurga..

– Tulisan diatas, Sungguh merupakan pesan luar biasa.. Wahai saudaraku:

– Jikalau orang tua kita telah semakin sepuh.. maka hati-hatilah dalam berbicara.. ia merupakan kunci surgamu..

– Sensitif dari segala ucapan seorang anak.. entah salah atau benar.. bukan menjadi suatu alasan..

– Yang jelas mereka berdua telah menyayangimu..

– Jagalah kalimat apapun yang dapat menyinggungnya..

– Bila engkau dapat bertutur kata manis kepada atasanmu dan engkau akan murah senyum padanya..itu hanya karena gajimu ada padanya..

– Maka inilah orang tua kita… mereka berdua memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari sekedar atasanmu..

– Jangan karena engkau telah lama hidup bersamanya.. sehingga hormatmu padanya hanya hormat biasa..

– Atau ketika engkau beda pendapat dengannya.. bantahanmu langsung keluar dengan mudahnya..

– Rendahkan sayapmu untuknya..jika engkau bersayap.. Sesungguhnya burung tidak dapat terbang jika mereka merendahkan sayapnya..

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: