# Iman Semut VS Iman Manusia #

 

Iman yang paling afdol

Iman harta yg terbaik

Semut merah

Semut 1

 

# Iman Semut VS Iman Manusia #

Assalamualaikum…..

Di zaman Nabi Allah Sulaiman terjadi satu peristiwa, ketika Nabi Allah Sulaiman melihat seekor semut melata di atas batu; lantas Nabi Allah Sulaiman merasa heran bagaimana semut ini hendak hidup di atas
batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang tandus. Nabi Allah Sulaiman pun bertanya kepada semut:

” Wahai semut apakah engkau yakin ada makanan cukup untuk kamu”.

Semut pun menjawab: “Rezeki di tangan ALLAH, aku percaya rezeki di tangan ALLAH, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus ini ada rezeki untuk ku”. Lantas Nabi Allah Sulaiman pun bertanya:

“Wahai semut, berapa banyakkah engkau makan? Apakah yang engkau gemar makan? Dan sebanyak apa yang engkau makan dalam sebulan?”

Jawab semut: “Aku makan hanya sekadar sebiji gandum sebulan”.

Nabi Allah Sulaiman pun menjawab: “Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tak payahkah kamu melata di atas batu, boleh aku tolong?”.

Nabi Allah Sulaiman pun mengambil satu wadah, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalam wadah; kemudian Nabi ambil gandum sebiji, di taruh
dalam wadah dan tutup wadah itu. Kemudian Nabi tinggal semut didalam wadah dengan sebiji gandum selama satu bulan.

setelah cukup satu bulan Nabi Allah Sulaiman lihat gandum sebiji tadi hanya dimakan setengah saja oleh semut, lantas Nabi Allah Sulaiman menegur semut: “Kamu rupanya berbohong pada aku!. Bulan lalu kamu kata kamu makan sebiji gandum sebulan, ini sudah sebulan tapi kamu makan setengah”.

Jawab semut: “Aku tidak berbohong, aku tidak berbohong, kalau aku ada di atas batu aku pasti makan apapun sehingga banyaknya sama seperti sebiji gandum sebulan, karena makanan itu aku cari sendiri dan rezeki itu datangnya daripada Allah dan Allah tidak pernah lupa padaku. Tetapi bila kamu masukkan aku dalam wadah yang tertutup, rezeki aku bergantung pada kamu dan aku tak percaya kepada kamu, sebab itulah aku makan setengah saja supaya tahan dua bulan. Aku takut kamu lupa”.

Itulah Iman Semut!!

IMAN MANUSIA??

Di zaman Imam Sufyan, ada seorang hamba Allah yang kerjanya mengorek kubur orang mati. Kerja korek kubur orang mati bukan kerja orang ganjil. Bila ada orang mati, mayat terpaksa ditanam, oleh itu kubur perlu digali dulu. Tetapi yang ganjil mengenai hamba Allah ini ialah dia tidak gali kubur untuk tanam mayat.

Dia hendak melihat bagaimana rupa mayat setelah di INTERVIEW oleh Munkar Nankir. Dia korek 1 kubur, 2 kubur, 3 kubur, 10 kubur, 50 kubur sampai 100 kubur. Lepas itu, penggali pergi kepada Imam Sufyan dan bertanya kepadanya: “Ya Imam, kenapakah daripada 100kubur orang Islam yang aku gali, dua saja yang mana mayat di dalamnya masih berhadap kiblat. Yang 98 lagi sudah beralih ke belakang?”.
Jawab Imam Sufyan:” Diakhir zaman hanya 2 dari 100 umat Islam yang percaya rezeki itu di tangan Allah. 98 orang lagi tidak percaya bahwa rezeki di tangan Tuhan”. Itulah sebabnya apabila umat Islam tertekan dengan SOGOKAN uang yang banyak, biasanya, iman dia akan beralih. Nyatalah iman semut lebih kuat dari iman manusia..naudzubillah

wallahu a’lam.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: