Akhi, Ukhti dan Cinta by: @MudaBerdakwah

 

Aku harus kemana cinta

Calon istri

Istikharoh cinta

Penyempurna agamaku

Cinta sederhana disatuka tuhan

 

Akhi, Ukhti dan Cinta by: @MudaBerdakwah

Menarik nih segitiga yang saling terkait. Bagamana jalinan cinta yang “sehat” antara 2 insan berbeda jenis? Simak!

:: Akhi, Ukhti dan Cinta ::

1. wahai akhi….
bila kau mencintai kami jagalah pandanganmu kepada kami

2. wahai akhi … dengan menundukkan pandanganmu saat berjumpa dengan kami, karena kami takut akan siksaNya karena ketidak tahuan kami

3. wahai ukhti … hidup ini tak mudah, penuh ujian dan rintangan kan menghadang

4. wahai ukhti … akan begitu banyak yang akan kau hadapi janganlah kau takut bila itu adalah jalan yang kau pilih

5. wahai akhi… bila kau mencintai kami jagalah lisanmu kepada kami

6. wahai akhi … dengan tak berbicara dengan kami bila tak ada perlunya, karena kami sungguh takut akan siksaNya karena ketidak tahuan kami

7. wahai akhi… bila kau mencintai kami jagalah kami agar tetap menjaga izzah dan iffah kami

8. dengan menjauhkan dirimu dari kami, wahai akhi, karena kami sangat takut akan siksaNya yang sangat pedih

9. wahai akhi… bila kau mencintai kami dengan mengatasnamakan Allah, ikutilah syari’atNya dengan baik

10. bila tidak tanyakanlah oleh dirimu, wahai akhi, benarkah kau mencintai kami karena Allah bukan karena nafsu sesaat

11. wahai akhi… bila kau benar-benar mencintai kami khitbatlah kami dengan cara yang ma’ruf, yang dicintai Allah dan RasulNya

12. wahai akhi… janganlah kau mengikuti nafsumu

13. bila kau mencintai kami karena Allah, wahai akhi, jauhi kami dan jangan dekati kami bila belum halal antara kami denganmu

14. wahai akhi… janganlah kau nodai cintamu karena Allah dengan menatap kami dan berbicara dengan kami

15.(a) wahai akhi…sungguh kami berharap mendapatkan seseorg yang taat kepada Allah | seseorang yang mampu menjaga kehormatan orang yang ia cintai …

15.(b) … seseorang yang takut akan siksaan Allah yang sangat pedih | seseorang yang dapat menjaga izzah dan iffahnya seorang wanita

16. wahai akhi… kami meminta jauhi kami karena telah jelas tembok pemisah antara kami denganmu

17. wahai akhi…kami minta jauhi kami karena kami tak butuh cinta yang dilandasi nafsu, yaitu cinta yang bukan dilandasi syari’at Alloh

18. wahai akhi…kami minta jauhi kami karena kami tak ingin terjatuh dalam lumpur dosa karena cinta yang tak halal

19. wahai akhi…maafkan kami karena kami berusaha tegas tegas terhadap diri kami sendiri dan terhadap dirimu

20(a). wahai akhi… maafkan kami karena kami berusaha menegakkan syari’atNya …

20(b). … karena kami adalah muslimah dan akan menjadi guru
guru bagi anak-anak kami nantinya

21. wahai akhi… maafkan kami karena kami mencintai agama kami karena itu kami akan berusaha untuk Mengikutinya dan melaksanakannya dengan baik

=== ambil nafas dulu ya … biar sisi akhi yang berbicara ===

22. wahai ukhti … jalan ini tak selalu lurus karena kau akan melihat jalan yang berbeda

23. wahai ukhti … jalan ini jalan yang indah namun akan menyakitimu namun yakinlah akan keteguhan hatimu

24. wahai ukhti semua cinta hanyalah semu tak ada yang abadi kecuali satu cinta

25. cinta Allah terhadap hamba-hamba yang beriman, wahai ukhti, hamba yang rela berkorban tuk agamaNya

26. wahai ukhti … janganlah kau selampirkan kecantikanmu yang kau banggakan di depan kami

27. jangan kau ketatkan apa yang kau kenakan di hadapan kami, wahai ukhti

28. wahai ukhti … jangan kau anggap dapat menolehkan wajah kami dengan anggunnya dunia dari kemolekan wajahmu

29. wahai ukhti … kami hanya mencari wanita yang dapat menjaga izzah iffahnya untuk dijadikan sebagai istri kami, ibu dari anak-anak kami

30. wahai ukhti … sederhanakan apa yang kau kenakan, karena Allah menyukai itu, dan kami pun begitu

31. Wahai ukhti … janganlah bersedih saat Allah menguji keistiqomahanmu, karena itu adalah satu tanda Allah mencintaimu

32. wahai ukhti … jaga lisan dalam lingkaranmu, karena kami tak ingin calon istri kami kelak sudah menabung dosa ghibah atas saudaranya

33. wahai ukhti … cintaNya kepadamu sangatlah besar karena itu janganlah engkau berusaha tuk menodai cintaNya

34. wahai ukhti … kami disini menjaga hati dan cinta kami untuk calon istri kami kelak, dan kami berharap semoga kaupun begitu

35. wahai ukhti … jangan sekalipun kau duakan cintaNya dengan salah satu di antara kami sebelum halal bagimu

36. wahai ukhti … kami berharap jika saatnya tiba kelak, kau mencintai salah seorang di antara kami karena cintanya kami pada Allah

37. wahai ukhti … kami disini selalu sampaikan salam rindu dalam doa pada sosokmu yang siap menjadi istri bagi salah seorang di antara kami

38. wahai ukhti … tunggulah akan kedatangan kami calon imam-mu dalam sibuknya dirimu mencinta-Nya

39. sesungguhnya kami akan sangat bahagia, wahai ukhti, ketika kita dipertemukan oleh-Nya dalam lingkar dakwah di jalanNya

40. Tidakkah kau ingin mujahid mujahidah kita kelak menjadi pejuang dakwah juga seperti kita, wahai ukhti

41. Wahai ukhti … luaskan pergaulan dan perjuanganmu di jalan-Nya, kami menunggu dengan harap di jalan dakwah ini pula bersua denganmu

42. wahai ukhti … maafkan kami yang terlalu tegas menuntutmu, tapi kami ingin calon istri terbaik dan ibu untuk mujahid dan mujahidah kita

=== S E L E S A I ===

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: