#CintaItu “Memantaskan Diri Memantapkan Hati” by @ManJaddaWaJadaa

Hati allah kapas tangan

Hati suami

hati suci bersih

Hati tersakiti

Hati yg mengingati nya

# CintaItu “Memantaskan Diri Memantapkan Hati”

CINTA ITU…

1. Dari telinga jatuh ke hati, itulah wanita mudah terpesona dengan apa yang didengarnya

2. Akibatnya sering tertipu antara pujian hakiki dan tipu daya terperangkap

3. Dari mata turun ke hati itulah lelaki, mudah terpesona dengan apa yang dilihatnya

4. Sehingga kerap keliru antara apa yang dilihatnya dan bagaimana isi hati yang dilihatnya

5. Wanita perlu berhati-hati dengan ucapan indah yang didengarnya, & lelaki perlu menjaga pandangannya

6. Wanita muslimah laksana bunga yang menawan, perhiasan yang berkilau yang sangat berharga serta menentramkan

7. Teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut namun tentunya tak sembarang orang berhak meraihnya, menghirup sarinya

8. Hanya dia yang benar-benar terpilihlah yang dapat memetiknya yang dapat meraih pesonanya dengan harga mahal yang teramat suci

9. Karena itu sebelum saat bahagia itu tiba, sebelum orang terpilih datang dan menggandengmu ke dalam istananya…

10. janganlah engkau biarkan dirimu layu sebelum tiba masanya. Jaga dirimu agar tak sembarang dipetik oleh mereka

11. Jangan engkau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh atas nama ta’aruf yang isinya cinta palsu

12. Jika seseorang jatuh cinta maka #CintaItu akan membungkus seluruh aliran darahnya, membekukan dalam jari2nya & menutup mata hati & pikirannya.

13. Membuat dia menyerahkan apapun supaya orang yang ia cinta bahagia di atas kesemuan cinta

14. Ukhty Fillah jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya

15. Jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…

16. Segeralah buat sebuah benteng yang tebal nan kokoh yang terbuat dari iman dan taqwa hasil dari ibadah

17. Ketahuilah ukhti fillah cinta sejati, cinta hakiki dan cinta yang maha tinggi hanyalah kepada Rabbul ‘Izzati

18. Cinta yg takkan bertepuk sebelah tangan, namun Allah tidak egois mendominasi cinta hambanya

19. Akan tetapi ukhti, tatkala dirimu telah siap dan dia yang tertulis di Lauhul Mahfudz sudah datang menjemputmu…

20. Segeralah menawarkan dirimu padanya dengan ikatan pernikahan sebelum hatimu terenggut perlahan

21. Jangan sampai semakin lama diri dalam kesendirian semakin cenderung ke permainan syeitan

22. Tapi kalau memang masanya belum tiba maka sabarlah dalam kesepianmu, dan taatlah dalam kesendirianmu

23. Yakinlah, akan ada ‘Kado Special’ dari Tuhan untuk hamba-Nya yang bersabar, dan yakinlah pasangan kt takkan pernah tertukar #CintaItu

24. Tetap akan ada waktunya masa bahagia itu tiba. Tetap yang tertulis di lauhul mahfudz akan datang menjemput kita

25. Maka dari itu hendaknya, #CintaItu “Memantaskan Diri Memantapkan Hati” .

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: