“Sabda Rasulullah Mengenai Perasaan Cinta Seorang Wanita” by: @IslamDiaries

 

Cintai sekedarnya

Cinta dan kekuatan nya

Cintailah allah 1

Cintailah allah

Cinta pada allah abadi

 

“Sabda Rasulullah Mengenai Perasaan Cinta Seorang Wanita”

Bismillah. Assalamu’alaikum.

1. Wanita itu Kalau Cinta, Cintaaaa Banget; Kalau Benci, Benciiii Banget..

2. Wanita dianugrahi perasaan yang dalam, karena memang disiapkan menjadi seorang ibu yang harus memiliki kasih sayang & perhatian yang dalam.

3. Untuk menghadapi anak-anak, maka perlu perhatian dan kasih sayang untuk menemani kesabaran menghadapi dan mendidik anak-anak.

4. Akan tetapi kelebihan ini tentu ada kelemahannya

5. Kelemahannya adalah terkadang perasaan menutupi akal sehatnya.

6. Perasaan membuat pertimbangan mengambil keputusan bisa mengalahkan keputusan akal sehat.

7. Dan ini memang harus dipahami karena wanita memang ingin lebih dimengerti.

8. Ketika wanita sudah cinta, maka ia sangat cinta sekali dan jika sudah benci maka ia benci sama sekali. Ini adalah mayoritas sifat wanita.

9. Cinta yang sewajarnya saja…

10. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. beliau bersabda,

11. Cintailah orang yang kau cintai sekadarnya, bisa jadi suatu hari ia akan menjadi orang yang kau benci.

12. Dan bencilah orang yang kau benci sekadarnya bisa jadi suatu hari ia menjadi orang yang kau sayangi”

13. [Diriwayatkan At-Tirmidzi no. 1997 dan shahih dalam Shahih Al-Jami’ no. 178]

14. Dari Aslam bahwa Umar bin Khaththab radhiallahu anhu berkata

15. Janganlah cintamu menjadikan keterlenaan bagimu, dan jangan pula kebencianmu menjadikan kehancuran bagimu.

16. Aku (Aslam) berkata, “Bagaimanakah itu?”

17. Umar berkata, “Bila engkau mencitainya, maka engkau mencintainya sampai engkau terlena seperti layaknya seorang anak kecil,

18. …dan bila engkau membenci, engkau menginginkan kehancuran baginya.

19. [Shahih Adabul Mufad Imam Bukhari]

20. Demikianlah, kita diperintahkan agar bersikap pertengahan dalam sesuatu hal. Tidak terlalu ekstrim dan tidak terlalu meremehkan juga.

21. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

22. “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam),

23. … umat yang pertengahan dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia

24. … dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu….” (QS. Al Baqarah: 143)

25. Perilaku seperti tidak bagus yaitu terlalu berlebihan menyikapi cinta dan benci.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: