NASIHAT DIRI KEARAH KEBAIKAN

 

Nasehat

 

NASIHAT DIRI KEARAH KEBAIKAN

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Saudara dan saudariku yang dikasihi Allah
Hendaknya ikhlas di dalam memberikan nasihat, tidak mengharap apapun di balik nasihatmu selain keredhaan Allah swt dan terlepas dari kewajiban. Dan hendaknya nasihatmu bertujuan baik jangan menasihat untuk mendapat perhatian orang atau populariti atau menjatuhkan orang yang diberi nasihat.

Saudaraku berilah nasihat dengan cara yang baik dan tutur kata yang lembut dan mudah hingga dapat berpengaruh kepada orang yang dinasihati dan mahu menerimanya Allah memerintahkan kita berbuat demikian

Allah swt berfirman yang ertinya:“Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah, nasihat yang baik dan debatlah ia dengan cara yang lebih baik”. (An-Nahl: 125).

Adapun nasihat yang saya ini paparkan dibawah ini adalah nasihat diri dan juga saudaraku sekalian antara lain :

Ingatlah saudara saudariku bahwa :

Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia termasuk orang yang kaya.

Barangsiapa suka memandang harta orang lain, dia akan merasa miskin selamanya.

Barangsiapa tidak redha (tidak rela) dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, maka dia telah menentang keputusanNya (qadha’Nya)

Barangsiapa membuka aib orang lain, maka aib keturunannya akan tersingkap

Barangsiapa menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka dia sendiri akan terjerumus ke dalamnya

Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka dia akan dimuliakan

Barangsiapa memandang remeh kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain

Barangsiapa memandang besar kesalahannya, maka dia akan memandang remeh kesalahan orang lain

Barangsiapa memasuki tempat-tempat biasa dikunjungi orang-orang bodoh, maka dia akan direndahkan

Dan barangsiapa memasuki tempat-tempat kemaksiatan, maka dia akan dituduh berbuat maksiat

Imam syafi’i berkata :
“Aku mengeluhkan buruknya hafalanku.. “Jauhi maksiat” itu wasiat guruku. “Karena ilmu itu cahaya, dan cahaya dari Allah bukan untuk pelaku dosa.”

SELAMAT BERAMAT SEMOGA MANFAAT AAMIIN YAA RABBAL ALAMIIN

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: