“Sampai Maut Menjemput”

Sakaratul maut sakitnya mati

 

“Sampai Maut Menjemput”

– Orang tidur, tak kan menyadari bahwa dia sedang bermimpi, sampai dia terbangun…..

– Demikian juga….
Mereka yang lalai dari alam akhirat, mereka tidak menyadari kesempatan di dunia yang disia-siakan…..

– Sampai maut datang menjemput…..

– boleh ku ingatkan sedikit akan proses tercabutnya nyawa manusia yang diawali dengan detik-detik menegangkan lagi menyakitkan.

– Ternyata aku tidak bisa berkata apa apa.
Karena itu terlalu menyakitkan.

– Lalu di alam kubur tidak hanya sebatas apa yang tergambar ketika kita berada dalam sebuah lubang sempit dan gelap.

– Suasana di sana akan ditentukan oleh amalan kita sewaktu di dunia.

– Berapa umur kita sekarang? Sampai dengan detik ini apa kita sudah mendoakan kedua orang tua kita?

– Atau mungkin kita terlalu sibuk dengan masalah masalah kita sendiri? Saking sibuknya kita Lupa mendoakan orang tua kita..

– Sekarang bayangkan sejenak, ketika posisimu dibalik.
Anakmu kelak tidak mendoakan kamu.. Apa yang kau rasakan?

– Semoga manfa’at. Diambil dari status FB Abu ALuf dan @AmrullahAK . Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: