PERCAKAPAN ”PENGHUNI SURGA” DENGAN ”PENGHUNI NERAKA”

 

Neraka bisa dilihat

Dunia hanya permainan

Dunia dan kematian

PERCAKAPAN ”PENGHUNI SURGA” DENGAN ”PENGHUNI NERAKA”

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

Antara penghuni surga dan penghuni neraka itu ada dialog yang sangat menarik, sangat cocok untuk di simak dan di renungkan.
1. Kenikmatan Yang Dirasakan Penghuni Surga:
Penghuni surga – mengabarkan berbagai kenikmatan-kenikmatan yang sangat istimewa yang telah dijanjikan oleh Allah Subhanahu Wata’ala.
2. Penderitaan Yang Dirasakan Penghuni Neraka:
Sedang penghuni neraka, mengeluhkan kepedihan dan siksaan yang sangat menyakitkan. Rasa Panas, lapar, dan haus adalah menjadi keluh kesah penghuni neraka.
Inilah Percakapan Penduduk Surga dan Penduduk Neraka:
Pembicaraan mereka itu – diungkapkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala di dalam Al-Qur’an Surat AL-A’raf ayat 44 – 45, dan ayat: 50 – 51

PERCAKAPAN PERTAMA:
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
وَنَادَى أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا قَالُوا نَعَمْ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ (44) الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ (45)
Artinya:
“Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami..(Yaitu kenikmatan di Surga),,??!! Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (adzab) yang di janjikan oleh Tuhanmu..??!!”
Maka penduduk neraka menjawab: “Betul”, kami telah memperoleh adzab.!! Kemudian seorang penyeru (Malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zhalim !!,” (44) “(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka mengingkari kepada kehidupan akhirat..!!” (45)
[QS. Al-A’raf: 44-45]

PERCAKAPAN KEDUA:
.
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
.
وَنَادَى أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ (50) الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ (51)
.
“Dan Penghuni Neraka menyeru penghuni syurga: ” (Wahai penghuni surga), limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah di rizkikan oleh Allah kepadamu”…!!. Penghuni Surga menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,,!!” (50).
Allah melanjutkan firmannya:
"Orang-orang yang menjadikan agama sebagai main-main dan senda-gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka, Maka pada hari (kiamat) ini, Kami (Allah) melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini (hari pembalasan), dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.” (51)
[QS. Al-A’raf: 50-51]
.
Subhanallah…
Coba Perhatikan,
Apakah kita masih mau di tipu dengan gemerlapnya kehidupan dunia semata ??!,
Apakah kita masih berusaha untuk meninggalkan urusan akhirat ??!
Ataukah kita tidak takut terhadap Neraka yang telah di janjikan oleh Allah??!,
lihatlah gambaran diatas, Ternyata orang-orang yang masuk Surga adalah orang-orang yang SERIUS dan BERSUNGGUH-SUNGGUH ¬ dalam menjalankan agama islam, bukan sekedar senda gurau dan Main-main saja.
.
Ayo kita amalkan ajaran islam, sadarilah sekarang sebelum terlambat..?!!, mumpung masih ada kesempatan..?!!,
Mari kita sama-sama kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah (Hadits)..?!!.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.
[Lilik Ibadurrohman]

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: