Ibu: Bunga Yang Tak Pernah Layu by: @CintaQuranID

Ibu nangis

Ibu VS kekasih

Ibu dan perbuatan nya

Ibu Madrasah anak

ibu mu

 

# Ibu: Bunga Yang Tak Pernah Layu #

Kasih ibu takkan pernah putus. Itulah kenapa ibu 3 tingkat diatas ayah. Ibu, bak bunga yang tak pernah layu, apalagi ibu yang bekerja hanya sebagai ibu rumah tangga, luar biasa berbagai hal yang telah dilakukannya.

Bagai #BungaYangTak Pernah Layu itulah #Kasih Ibu Sepanjang Jalan meski penuh kerikil dan duri akan diterpa untuk #BuahHatiTersayang

1.Dua sahabat lama bertemu setelah sekian lama berpisah. Salah seorang bertanya kepada sahabatnya, “Kamu kerja apa sekarang?”

2.“Oh aku jadi ibu rumah tangga.” jawab sahabatnya.
“Oooh cuma jadi ibu rumah tangga tho?”

3.Percakapan seperti itu sering terjadi, yang tampak membedakan status ibu rumah tangga dengan wanita pekerja di sektor publik.

4.Seakan-akan menjadi ibu adalah pengangguran hanya karena tidak menghasilkan uang.

5.Padahal, sebenarnya pekerjaan menjadi ibu itu tidak ada cutinya, tidak ada liburnya, dan jam kerjanya seharian penuh.

6.Dalam Islam, kedudukan ibu sangat mulia.

6.Dialah yang menentukan baik buruknya generasi penerus suatu bangsa sebab menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.

7.Dia telah mengandung dan melahirkan kita dengan bertaruh nyawa. Allah SWT berfirman:

8a.“Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya ;

8b.ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

9.Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibu bapakmu, hanya kepada Ku-lah kamu kembali” [QS. Luqman : 14]

11.Kedudukan ibu adalah tiga tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan bapak.

12.“Ya Rasulullah, siapa manusia yang lebih berhak untuk saya pergauli dengan baik ?” Jawab Nabi, “Ibumu” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?”

12.Jawab beliau, “Ibumu”, Ia bertanya lagi, “Lalu siapa lagi ?” Beliau jawab “Ayahmu” [Shahih, Diriwayatkan oleh Imam Bukhari]

13.Ibu adalah sosok yang penuh cinta dan kasih sayang, yang menjadikan rumah tangga penuh ketentraman dan ketenangan.

14.Sosoknya lembut mendamaikan hati, melipur lara dan menghapus duka mengalahkan psikolog sekalipun.

15.Maka bagaimana mungkin peran pentingnya ini diremehkan hanya karena ia tidak mendapatkan hasil berupa uang?

16.Jika segala sesuatu diukur dengan uang, maka Allah SWT seharusnya mendapatkan banyak uang atas pemberianNya yang ada di tubuh kita.

17.Oleh karena itu, betapapun keadaan ibu kita, harus kita hormati. Dan berbahagialah kaum wanita, yang menjadi ibu rumah tangga

17b. karena dengan perannya itu tetap bisa menggunakan potensinya, mendidik anak-anaknya,tanpa melupakan fitrahnya sebagai ummu wa robbatul bayt.

18.Kalaupun harus bekerja ke luar rumah, semata dalam rangka membantu suami dan tentu saja atas izin suaminya.

19.“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya,

20.seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya

21.dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarga dan akan dimintai tanggungjawab atas kepemimpinannya,

22.dan wanita adalah penanggung jawab terhadap rumah suaminya dan akan dimintai tanggungjawabnya

23.Menjadi ibu bukanlah tugas sembarangan. Bukan pula alternatif terakhir karena tidak diterima kerja di tempat lain.

24.Menjadi ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang memalukan sehingga jika ditanya apa pekerjaannya, malu-malu menjawab “di rumah aja.”

25.padahal Allah menjanjikan pahala surga bagi wanita sholehah, yang menjalankan perannya dengan mengharap keridhoan Allah semata.

26.Masihkah para wanita itu malu mengakui pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga padahal ganjarannya luar biasa besar

26b. ganjarannya luar biasa besar melebihi besarnya jumlah gaji yang didapat dari kantoran.

27.Dari Abdurrahman bin Auf berkata, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

28a.“Jika seorang wanita menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulannya, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya, niscaya…?

28b. dia masuk surga dari pintu mana saja yang dia INGINkan.”.

29.Masih merasa minder menjadi seorang Ibu Rumah Tangga?

LOVE U UMMI …….

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: