—– TENTANG HATI —–

 

Hati adalah raja

hati adalah raja

Aib seorang muslim

Aib

 

Bismillahirrohmanirrohiim….

—– TENTANG HATI —–

1. Sesungguhnya hati adalah raja yang senantiasa ditaati dan dipatuhi, serta pemimpin yang senantiasa diikuti

2. Jika diibaratkan sebuah kerajaan, maka hati adalah rajanya dan anggota tubuh yang lain adalah pengikutnya.

3. Semua anggota tubuh sama sekali tidak akan membangkang perintah dari hati, laksana pengikut yang tidak akan membangkang kepada rajanya.

4 Jika yang diikuti baik, maka pengikutnya menjadi baik pula.

5. Hati atau kalbu menjadi pusat komando bagi akal dan hawa nafsu.

6a. Ketika salah satu anggota tubuh kita, misal mata kita melihat seseorang yang diberikan kekurangan dari segi fisik…

6b. …maka informasi tersebut disampaikan ke otak (akal), lalu dicerna oleh hati

6c. …apakah informasi tersebut cuma didiamkan saja ataukah akan diteruskan lagi oleh hawa nafsu..

6d. …untuk kemudian menceritakan kekurangan orang tersebut pada orang-orang melalui lidah kita.

7. Jika hati kita memutuskan untuk meneruskan informasi yang tadi disampaikan oleh otak (akal) menjadi hawa nafsu maka sangat merugilah kita

8. Jika hati kita memutuskan untuk mendiamkan saja informasi yang disampaikan oleh otak maka selamatlah kita.

9a. Dan jika hati kita memutuskan untuk meneruskan informasi yang disampaikan oleh otak (akal)…

9b. …menjadi sebuah pengingat tentang keagungan ciptaan Allah maka beruntunglah kita.

10. Jagalah hati dengan baik dan tumbuhkan selalu prasangka-prasangka baik terhadap apapun yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan.

11. Cukuplah segala informasi tentang kekurangan/aib orang lain cuma menjadi konsumsi bagi diri sendiri saja

12. tanpa membeberkannya kepada orang lain..

13. Hati adalah sumber segala petunjuk, hati nurani tidak pernah berdusta, itu sebabnya hati harus selalu bersih yaa.. agar masuk cahaya ALLAH

14. Kalau hatinya kusam dan penuh debu, pekat, lalu bagaimana cahaya ALLAH akan masuk dong?

15. Dan pada dasarnya manusia itu tempat salah dan aib.

16. Apabila ada orang memujiku, itu bukanlah karena kehormatan yang ada pada diriku

17. jadi jangan keGRan, akan tetapi karena Allah menutupi aibku dengan menampakkan kebaikanku

18. Itu semua berkat penutup yang sangat indah dari ALLAH

19. penutup yang tak tembus pandang, penutup yang terbuat dari pahala pahala dan rajutan dzikir

20. dan cara mendapatkan penutup aib ku adalah dengan menutupi aib hamba hamba ALLAH yang lain.

21. That’s simple, ketika aku menutupi aib aib hamba yang lain maka ALLAH akan menutupi aibku

22. sungguh Islam mengajarkan bagaimana hukum sebab akibat itu terjadi..

23. Dan jangan juga ketika ALLAH sudah menutupi aib aibku, tapi aku sendiri yang membukanya… Astagfirullah??

ALHAMDULILLAH SELESAI??

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: