Benarkah Marah Membatalkan Puasa? by: @IslamDiaries

Marah 2

Marah

Marah

 

Benarkah Marah Membatalkan Puasa?
Apakah marah dapat membatalkan puasa? Simak uraiannya ya…

1. Bismillah. Assalamu’alaikum.

1.Banyak kita lihat orang marah marah saat lagi berpuasa. Mood nya gak enak katanya.

2. Kadang ada yang membangkitkan marah, sehingga seseorang itu marah dan meluapkan emosinya pada yang lainnya.

3. Apakah seperti itu membatalkan puasa?

4. Perlu diketahui bahwa marah itu tidak membatalkan puasa. Orang yang marah saat puasa, puasanya tetap sah.

5. Baik marah yang dilakukan punya tujuan syar’i dan ingin mendidik atau dalam rangka zalim, tidaklah membatalkan puasa.

6. TAPI, orang yang berpuasa hendaklah memiliki sifat lemah lembut dan berusaha menahan marah, juga tidak sampai bertengkar dengan lainnya.

7. Tetaplah bersikap lemah lembut terhadap yang berbuat nakal padanya. Hal ini sesuai nasehat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

8. “Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata-kata kotor, dan jangan pula bertindak bodoh.

9. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa.”

10. (HR. Bukhari no. 1904 dan Muslim no. 1151)

11. Ibnu Baththol mengatakan, “Ketahuilah bahwa tutur kata yang baik dapat menghilangkan permusuhan dan dendam kesumat.

12. Lihatlah firman Allah Ta’ala, “Tolaklah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik,

13. maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushilat: 34-35).

14. Menolak kejelekan di sini bisa dengan perkataan dan tingkah laku yang baik.” (Syarh al Bukhari, 17: 273)

15. Sahabat yg mulia, Ibnu ‘Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- mengatakan,

16. “Allah memerintahkan pada orang beriman untuk bersabar ketika ada yang membuat marah,

17. … membalas dengan kebaikan jika ada yang buat jahil, dan memaafkan ketika ada yang buat jelek.

18. Jika setiap hamba melakukan semacam ini, Allah akan melindunginya dari gangguan setan dan akan menundukkan musuh-musuhnya.

19. Malah yang semula bermusuhan bisa menjadi teman dekatnya karena tingkah laku baik semacam ini.”

20. Keutamaan menahan marah pun disebutkan dalam hadits dari Mu’adz bin Anas, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

21. “Siapa yang dapat menahan marahnya padahal ia mampu untuk meluapkannya,

22. … maka Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari kiamat sehingga orang itu memilih bidadari cantik sesuka hatinya.”

23. (HR. Abu Daud no. 4777 dan Ibnu Majah no. 4186. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

24. Inget… Orang yang kuat bukanlah orang yang pandai bergelut. Yang kuat, itulah yang kuat menahan marahnya.

25. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

26. “Yang namanya kuat bukanlah dengan pandai bergelut. Yang disebut kuat adalah yang dapat menguasai dirinya ketika marah.”

27. (HR. Bukhari no. 6114 dan Muslim no. 2609).

28. Semoga Allah memudahkan untuk mengerjakan perintah dan menjauhi larangan.

29. Semoga manfa’at. Ditulis oleh Ustadz @RumayshoCom via artikel @salamdakwah.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: