UMMI

Berdoa untuk ortu 1

Cadar mengajar ngaji anak

Cadar gendong bayi baju putih

Cadar gendong anak 1

 

UMMI

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar…..

Betapa indahnya kata Ummi bagi para perindu Ilahi. Kata paling bertuah bagi mereka yg memiliki hati. Bagaikan matahari yang dirindukan bumi. Matahari rela terbakar untuk menyusui bumi dengan cahayanya. Ummi adalah selimut yang memberi kehangatan dan kesejukan dengan seluruh dedaunan rimbun pohon Qalbunya.

Ummi adalah harta benda langit dan bumi. Mercusuar penyejuk jiwa di kala hati panas tersayat.
Pelita yang tersenyum menabur cahaya melambai ketika nakhoda dipeluk badai,didekap malam gelap hampir tersesat. Betapa cerdasnya hati ummi yg mampu memahami bahasa anak-anaknya walau mereka tidak mengatakannya.

Derita apakah gerangan yang paling mengoyak dada,kecuali kehilangan ummi berhati teduh. Sosok manusia mulia yg kuat dan tangguh. Walau derita dan maut datang merapat,ummi tak pernah menggugat. Selama sembilan bulan, ummi tampil sebagai the guardian,penjaga,paling perkasa.

Saat tiba kelahiran,betapanpun meregang nyawa dihimpit sakit menyayat, ummi ikhlas pasrah medambakan anak lahir selamat. Hatinya gerimis dipeluk cemas,ketika anak mungil dambaan hati,digenggam demam dirajam panas, sang ummi mengusapnya dengan do’a dan kata penghibur seraya mendekap dan menaruhnya dida kirinya. Ajaib ! Sang bayi terdiam tenang, merasakan detak jantung semburat alam rahim terulang kembali.

Wahai hamba Allah, bila dirimu didera derita, diresah gelisah, reguklah do’a dengan tekun, hormat adab perilaku santun. Bersimpulah dikaki ummi. Tatap mata hatinya dan bisikan dendang harapan merajut restu.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
“*Janganlah seorang Ummi menderita karena anaknya……” ( Al-Baqarah : 233 ).

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: