Allah Mahacinta oleh Haidar Bagir

Allah air terjun 1

 

 

~~~~~ Allah Mahacinta ~~~~~

Dikutip dari buku ‘Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan’ oleh Haidar Bagir

Fitrah suatu Zat Yang Penuh Cinta dan Kasih Sayang adalah mengungkapkan kebaikannya dan meluapkan kasih sayangnya itu.

Nah, dalam rangka peluapan kasih sayang-Nya inilah, alam semesta tercipta sebagai objek peluapan kasih sayang.

“Aku (awalnya) adalah Perbendaharaan Yang Tersembunyi. Aku cinta (rindu) untuk diketahui. Maka, Aku ciptakan alam agar Aku dikenali”

Alam tercipta karena cinta, prinsip-pergerakannya adalah cinta, pengikat dan tujuan akhirnya pun adalah cinta.

Islam membagi sifat2 Allah ke dalam dua kelompok: Jalal (keagungan) & Jamal (keindahan). Keduanya bersatu dalam Dia sebagai Kamal (kesempurnaan)

Keagungan (Jalal) bersifat keras dan tajam, menggabungkan sifat murka, kecongkakan, kekerasan, dsb.

Sedangkan Keindahan (Jamal) adalah sintesis dari belas kasihan, kemurahan hati, belas kasihan, dsb.

Jalal membuat manusia taat dan mematuhi hukum-Nya, sementara Jamal membuat manusia terpesona dan jatuh cinta dengan-Nya.

Salah satu kata yang digunakan Al-Quran untuk menunjukkan cinta adalah wudd, yang dalam bahasa Arab berarti bentuk tertinggi dari cinta.

Sesungguhnya, cinta adalah sifat hakiki Allah. Dalam beberapa hadis qudsi, Allah mengungkapkan “Kasih sayang-Ku mendominasi Murka-Ku.”

Kasih sayang-Nya menerpa bintang2 di galaksi terjauh, sel-sel atau unsur kehidupan yang lebih kecil, hewan, tanaman, bebatuan, dan manusia.

Tiada sesuatu pun yang tercipta, tiada sesuatu pun yang terjadi, kapan saja, di mana saja, kecuali itu adalah kebaikan yang lahir dari kasih sayang-Nya.

Bahkan dalam Al-Quran, Sifat Pembalas-Nya hanya muncul sekali, sedangkan Sifat Pengampun berulang sekitar 100x.

Ibn Arabi: Tidak satu hadis yang disampaikan oleh para nabi-Nya yang mengisyaratkan Keagungan tanpa disertai suatu Keindahan untuk menyeimbangkannya

Itu berarti bahwa cinta dan belas kasih adalah prinsip-prinsip Allah, dan murka serta penerapan keadilan tentu termasuk tindakan-Nya.

Hal tsb adalah manifestasi dari prinsip yang sama, yaitu cinta & belas kasihan terhadap manusia yang membuat Dia berlaku adil & menegakkan hukum.

Kedua hal itu (murka & penerapan keadilan) merupakan bagian dari Sifat Pemeliharaan-Nya (Rububiyah) atas manusia dan alam semesta.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: