“Aturan Larangan Penggunaan Tangan Kanan Ke Tubuh Kita”

tangan kanan (1)

Tangan kanan 2

Makan minum tangan kanan

 

“Aturan Larangan Penggunaan Tangan Kanan Ke Tubuh Kita”

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

1. . Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

2. “Apabila kalian masuk toilet, janganlah menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya, dan jangan cebok dengan tangan kanannya.”

3. (HR. Bukhari 194 dan Muslim 393).

4. Dalam riwayat lain, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

5. “Janganlah kalian menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya, ketika dia sedang kencing.” (HR. Muslim 392).

6. Syaikh Abdullah al-Fauzan mengatakan,

7. Hadits di atas merupakan dalil larangan memegang kemaluan dengan tangan kanan ketika kencing.

8. Karena perbuatan ini tidak memuliakan tangan kanan.

9. Mayoritas ulama memahami larangan dalam hadits ini sebagai larangan makruh, sebagaimana ditegaskan an-Nawawi dan yang lainnya.

10. Karena hadits ini berbicara masalah adab, dan arahan.

11. Disamping itu, larangan ini terait sikap memuliakan tangan kanan, & sifat larangan itu tidak sampai pada hukum haram.
Syaikh melanjutkan

12. Sementara Daud az-Zhahiri, demikian pula Ibnu Hazm, menilai larangan ini sebagai larangan yang statusnya haram.

13. Berdasarkan prinsip, hukum asal larangan adalah haram.

14. Namun pendapat mayoritas ulama lebih kuat, bahwa larangan ini sifatnya adalah arahan terkait masalah adab.

15. Dan diantara dalil yg menguatkan pendapat ini adalah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya hukum memegang kemaluan,

16. “Bukankah itu bagian dari anggota badamu?..” (Minhah al-Allam, Syarh Bulugh Maram, 1/312).

17. Al-Khithabi mengatakan,

18. Menyentuh kemaluan dengan tangan kanan hukumnya makruh.

19. Untuk melindungi tangan kanan agar tidak menyentuh anggota badan yang menjadi saluran kotoran dan najis.

20. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan tangan kanan beliau untuk makanan, minuman, didahulukan ketika memakai baju.

21. Sementara beliau gunakan tangan kirinya untuk hal-hal yang kurang terhormat. (Ma’alim as-Sunan, 1/23)

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

by @IslamDiaries

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: