Pernahkah kita menangis karena Allah?

 

Air mata 3 sholat

Air mata tobat

Air mata untuk allah 1

Air mata tengah malam

 

Bismillah. Assalamu’alaikum

1. Pernahkah kita menangis karena Allah?

2. Pernahkah kita menangis karena takut akan siksa-Nya, sebab begitu banyak dosa yang kita perbuat?

3. Atau jangan jangan kita lebih banyak menangis karena kangen ‘pacar’ daripada menagis karena Allah Ta’ala

4. Jika belum …
Menangislah …Menangislah karena takut pada-Nya. Menangislah dengan ikhlas. Menangislah karena ingin adanya perubahan

5. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka,

6. … dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.”

7. (QS. Al Anfal [8] : 2)

8. Ibnu Katsir mengatakan mengenai ayat ini,

“Ini adalah sifat orang beriman yang sebenarnya.

9. Yaitu ketika mengingat Allah, hatinya menjadi takut (gemetar). Sehingga dia mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.”

10. Sufyan Ats Tsauriy mengatakan bahwa dia mendengar As Sudiy berkata tentang ayat ini,

11. … bahwa orang yang disebutkan dalam ayat ini adalah orang yang berbuat zholim atau ingin bermaksiat.

12. Lalu ada yang mengatakan padanya, “Bertaqwalah pada Allah.”

Maka hatinya takut (gemetar)

13. Orang yang menangis karena takut kepada Allah Ta’ala, matanya tidak akan tersentuh api neraka.

14. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Ibnu Abbas,

15. “Dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah.

16. … dan mata yang bermalam (begadang) untuk berjaga-jaga (dari serangan musuh) ketika berperang di jalan Allah.”

17. (HR. Tirmidzi. Hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalan lainnya- ,

18. … sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no.1229)

19. Semoga manfa’at. Ditulis oleh @RumayshoCom via artikel @salamdakwah. Selamat menjalani hari. Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: