Bagaimanakah Mencintai Allah..? By :Abdullah Sholeh Hadrami

 

Allah bola Dunia 2

Allah hati merah hijau

Allah bunga besar

 

Bagaimanakah Mencintai Allah..?

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

Mencintai Allah adalah patuh dan tunduk dengan mengagungkan, memuliakan, takut dan mengharapkan.
Termasuk cinta kepada Allah adalah:

Mencintai tempat-tempat yang dicintai Allah,
seperti: Makkah, Madinah dan masjid-masjid pada umumnya.

Juga mencintai waktu-waktu yang dicintai Allah,
seperti: Bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, penghujung malam dll.

Mencintai orang-orang yang dicintai Allah,
seperti: Para nabi dan rasul, para malaikat, shiddiqin, syuhada dan shalihin.

Mencintai perbuatan-perbuatan yang dicintai Allah,
seperti: Shalat, zakat, shaum (puasa), haji,

Mencintai ucapan-ucapan, seperti: Dzikir, membaca Al-Qur’an dll.
Termasuk cinta kepada Allah pula adalah mendahulukan apa yang dicintai Allah daripada kesenangan, syahwat dan keinginan diri sendiri.

Termasuk cinta kepada Allah adalah membenci apa dan siapa yang dibenci Allah.

Sepuluh Resep / Kiat Menggapai Cinta Allah..
[Disarikan dari kitab "Madarijus Salikin" karya Al-Imam Al-‘Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah]

1. Membaca Al-Qur’an dengan tadabbur dan memahaminya dengan baik.

2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah sunnah sesudah menunaikan ibadah wajib.

3. Selalu dzikirullah (mengingat dan berdzikir kepada Allah ) dalam segala kondisi dengan hati, lisan dan perbuatan.

4. Mengutamakan kehendak Allah di saat berbenturan dengan kehendak hawa nafsu.

5. Menanamkan dalam hati nama-nama dan sifat-sifat Allah dan memahami maknanya.

6. Memperhatikan kebaikan, karunia dan berbagai nikmat Allah kepada kita yang lahir dan batin.

7. Menundukkan hati dan diri secara total ke haribaan Allah serta merasa hina di hadapanNya.

8. Menyendiri untuk beribadah kepada Allah, bermunajat dan membaca firmanNya serta khusyu’ sepenuh hati dengan adab seorang hamba di sepertiga malam terakhir kemudian ditutup dengan istighfar.

9. Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang yang cinta Allah dan jujur dalam cintanya, mengambil hikmah dan ilmu dari mereka.

10. Menjauhkan semua sebab yang dapat memisahkan hati dengan Allah.

Munajat Cinta..

YA ALLAH,
Hamba Mohon KepadaMU CintaMU,
Cinta Siapa Saja Yang MenCintaiMU,
Cinta Apa Saja Yang Mendekatkan Hamba Kepada CintaMU..
Jadikanlah CintaMU Lebih Berharga Bagi Hamba Daripada Air Dingin Bagi Orang Yang Kehausan..

YA ALLAH,
Jadikanlah Hamba MencintaiMU Dengan Sepenuh Hati,
Selalu Mencari RidhaMU Dengan Upaya Maksimal Hamba..

YA ALLAH,
Jadikanlah Semua Cinta Hamba Hanya UntukMU,
Semua Usaha Hamba Hanya Untuk Meraih RidhaMU,
Karena CintaMu Adalah Suci, Sejati Dan Abadi..

YA ALLAH,
Hidupkan Hamba Dengan CintaMU,
Wafatkan Hamba Dengan CintaMU,
Bangkitkan Hamba Dengan CintaMU..

Oh Rabbi,
Liputilah Hamba Selalu Dengan CintaMu,
CintaMu Lebih Hamba Cintai Dari Semua Cinta,
Keluarkan Semua Cinta Dari Hati Hamba Selain CintaMu..

Oh Rabbi,
Tiada Kata Yang Bisa Hamba Ungkapkan Untuk Menyatakan Cinta Hamba KepadaMu..
Terimalah Cinta Hamba Dan Balaslah Dengan CintaMu..

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Rabu Dini Hari,
20 Jumadal Ula 1436 /
11 Maret 2015
di Masjidil Haram
Mekkah Al-Mukarramah

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: