~~~~ Mencintai seseorang karena mencintai Penciptanya ~~~~

lelaki yg bisa mengubah menjadi sholeha

Cinta manusia yg mencintai allah

Cinta sampai syurga

Cinta yg membimbing

 

~~~~ Mencintai seseorang karena mencintai Penciptanya ~~~~

Dikutip dari buku “Jadikan Aku Halal Bagimu” oleh Ahmad Rifa’i Rif’an

“Kapan Muhammad mengharamkan cinta?
Apakah ia menghina umatnya yang jatuh cinta?
Janganlah kau berlagak mulia, dengan menyebut cinta sebagai dosa.”

Syair Ibn Hazm yang tercantum dalam buku “Di Bawah Naungan Cinta” tsb merupakan sindiran telak bagi mereka yang salah dalam memahami cinta.

Tak ada cinta yang buruk.Tak ada cinta yang salah. Tak ada cinta yang haram. Cinta adalah fitrah dari Tuhan atas seluruh makhluk-Nya.

Cinta adalah kesucian yang kehadirannya menghajatkan sucinya diri manusia.

Jika kau mencintai seseorang yang justru membuat dirimu durhaka kepada Tuhan, percayalah bahwa itu bukan cinta.

Karena selamanya, cinta itu suci. Selamanya, cinta hanya mengajak pada ketaatan kepada Pencipta.

Jika ada cinta yang melebihi cinta kita kepada-Nya, segera “kurban”-kan cinta itu, hingga tak ada lagi cinta lain yang melebihi cinta kita kepada-Nya.

Ketika kau memutuskan untuk mencintai seseorang, pastikan bahwa kau mencintainya karena kau sangat mencintai Penciptanya.

Itulah cinta yang akan membawamu pada kebahagiaan hidup. Kesengsaraan adalah ketika kau mencintai seseorang yang membuat cintamu kepada-Nya terus berkurang

Cinta terbaik adalah ketika kau mencintai seorang kekasih yang membuat imanmu mendewasa, takwamu bertumbuh, cintamu kepada-Nya juga bertumbuh.

Cinta terbaik adalah saat kau mencintai seorang yang membuat akhlakmu makin indah, jiwamu makin damai, hatimu makin bijak.

Dia jadi penegur saat taatmu luntur. Dia jadi penasihat saat kau maksiat. Dia jadi pelipur saat semangatmu lebur.

Ya, dialah cinta terbaik, yang tak hanya ingin bersamamu di dunia, tapi juga bertemu kembali di surga.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: