*** BACALAH AL- QUR’AN . ***

Baca lah al -quran

Baca lah quran

Baca quran dan hadist

 

*** BACALAH AL- QUR’AN . ***

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

Betul sekali apa yang dikatakan khalifah Utsman bin Affan ra. bahwa apabila bersih hati seseorang maka ia akan senang membaca Al-Qur’an. ternyata indikasi dari bersih dan tidaknya hati seseorang dilihat dari seberapa sering ia membaca Al-Qur’an. semoga kita semua termasuk orang2 yang senantiasa senang membaca Al-Qur’an. Amin

Bacalah al quran…

Ibnu Qudamah -rohimahulloh- mengatakan: “Makruh bila sampai lebih dari 40 hari belum selesai hatam qur’an”.

Alqurthubi -rohimahulloh- mengomentari: “Waktu 40 hari itu adalah waktunya para pemalas dan banyak kesibukan”.

Abdul Malik bin Umair -rohimahulloh- mengatakan: “Dahulu dikatakan bahwa manusia yang paling tahan -atau paling jernih- akalnya adalah para penghapal Alqur’an”.

Alqurthubi -rohimahulloh- mengatakan:
“Barangsiapa membaca Alqur’an dia akan dapat terus merasakan nikmat akalnya, meskipun umurnya mencapai 100 tahun”.

Ibrohim Al-Maqdisi -rohimahulloh- mengatakan: “Perbanyaklah membaca Alqur’an dan jangan kau meninggalkannya, karena hajatmu akan dimudahkan sesuai banyaknya bacaan qur’anmu”.

Ibnu Taimiyyah -rohimahulloh- mengatakan: “Aku tidak melihat sesuatu yang bisa memberi ‘makan’ untuk akal dan jiwa, dan bisa menjaga jasad serta dapat menjamin kebahagiaan seseorang, melebihi kegiatan melihat (membaca) Kitabullah secara kontinyu”.

Dan sebagian ahli tafsir mengatakan: “Kami sibuk dengan Alqur’an, maka keberkahan-keberkahan dan kebaikan-kebaikan menyelimuti kami di dunia ini”.

Jadikan membaca AlQuran sebagai kebiasaan Allah amat menyukai perbuatan hambanya yang istiqomah

#SemogaBermanfaat #

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: