“Pakar Marketing”

Hati dan pedang

Setan cewe

setan

Setan fb

 

“Pakar Marketing”

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akhbar.

1. Tahukah kita siapa pakar Marketing?

2. Sebagian orang mengatakan bahwa pakar pemasaran sejati ialah setan, betapa ulet dan liciknya setan dalam memasarkan produk & layanannya.

3. Setan mampu memasarkan bunuh diri, walaupun nyata-nyata menyakitkan.

4. Gimana gak menyakitkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

5. “Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yang ada di dunia,

6. … niscaya kelak pada hari kiamat Allah akan menyiksanya dengan cara seperti itu pula.” (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Setan sukses mampu memasarkan produknya yang berupa durhaka kepada orang tua, membunuh orang tua, atau membunuh anak sendiri,

8. Padahal, kita tahu semua bahwasanya perbuatan itu nyata-nyata keji dan mengerikan.

9. Setan mampu memperdaya kita sehingga kita terperangkap dalam jaring-jaring maksiat kepada Allah..

10. Padahal Dialah Yang Menciptakan,mengatur dan memberi nikmat kepada kita semua.

11. Bahkan Setan mampu memasarkan produknya sehingga sebagian manusia mengkultuskan manusia yang telah wafat.

12. Bahkan setan mampu memasarkan produknya sehingga sebagian manusia menyembah benda mati sbg jimat.

13. Bahkan Setan juga sukses menjadikan dirinya yang merupakan musuh sejati kita, yang senantiasa mendatangkan petaka bagi kita,

14. … namun karena liciknya Setan dan juga lengahnya kita, akhirnya kita sering merasa diuntungkan oleh bisikannya.

15. Seakan dia adalah teman sejati bagi kita. Padahal harus kita ingat: Setan bukan sahabatmu….

16. “Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh (mu), …. ( Qs 35:6 )

17. Ingat… Setan bukan sahabatmu..

18. Semoga manfa’at. Ditulis oleh Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri
Diringkas dari: “Liciknya Setan dan Lengahnya Kita” via @muslimindo.

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: