Belajar Tangguh Melalui Kritik by @estiningsihdwi

Teguran

Teguran sahabat

 

Belajar Tangguh Melalui Kritik by @estiningsihdwi

Kritik memang menyakitkan. Tapi sesungguhnya kemampuan mendengar dan menerima kritik adalah salah satu aspek kemampuan komunikasi yang paling tinggi.

KRITIK memang menyakitkan. Sesungguhnya kemampuan mendengar & menerima #kritik adalah salah satu aspek kemampuan komunikasi yang tertinggi.

Hanya orang dengan pribadi dewasa yang dapat mengambil hikmah #kritik Misal: Orang mengatakan kalau hafalan Qur’an saya sedikit. Thanks, It’s oke.

Sebagai pribadi dewasa saya tidak akan berpikir: “Betapa jahatnya ia telah mengatakan bahwa hafalan Quran saya sedikit.” Menerima #kritik

Tapi justru saya akan punya afirmasi positif: “Memang hafalan Qur’an saya belum sebanding dengan kapabilitas saya di bidang yang lain.” #kritik

Ini khusnudzon pada diri sendiri & orang lain. Saya tetap mengembangkan kemampuan yang lain & memperbanyak hafalan dengan berbagai cara. #kritik

Bagi yang mengambil hikmah, bukan mencari eksistensi/pengAKUan. Lebih dari itu, merupakan momentum untuk mendewasakan diri melalui #kritik & #saran

Seperti tagline iklan suatu produk: MENJADI TUA ITU PASTI, MENJADI DEWASA ITU PILIHAN. #kritik #dewasa

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: