“Janganlah Kita Sholat Pada Hari Tertentu & Raya Saja” by @IslamDiaries

 

Sholat jangan hari raya dan jumaatan saja

Sholat tiang Agama

Sholat Tiang Agama

 

“Janganlah Kita Sholat Pada Hari Tertentu & Raya Saja”

Bismillah. Assalamu’alaikum.

Shalat memiliki kedudukan yang agung dalam islam.

Kita dapat melihat keutamaan shalat tersebut dalam beberapa point berikut ini :

1) Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat dan merupakan salah satu rukun islam.

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu:

bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat,

mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Romadhon.” [HR Muslim no. 16.]

2) Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir.

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat.

Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir” [HR Muslim no. 978 ].

Salah seorang tabi’in bernama Abdullah bin Syaqiq rahimahullah berkata,

“Dulu para shahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

… tidaklah pernah menganggap suatu amal yang apabila ditinggalkan menyebabkan kafir kecuali shalat.”

[Lihat Ats Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal. 52. ]

3) Shalat adalah tiang agama dan agama seseorang tidak tegak kecuali dengan menegakkan shalat.

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” [HR. Tirmidzi no. 2825]

4) Amalan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya.

Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi.

Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah itu akan menyempurnakan shalat wajib yang kurang.

Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”

Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.”

[HR. Abu Daud. Hadits ini dikatakan shohih dalam Misykatul Masyobih no. 1330 ]

5) Shalat merupakan Penjaga Darah dan Harta Seseorang

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda,

”Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mau mengucapkan laa ilaaha illalloh (Tiada sesembahan yang haq kecuali Allah),

… menegakkan shalat, dan membayar zakat.

Apabila mereka telah melakukan semua itu, berarti mereka telah memelihara harta dan jiwanya dariku

… kecuali ada alasan yang hak menurut Islam (bagiku untuk memerangi mereka) dan kelak perhitungannya terserah kepada Allah Ta’ala.”

[HR. Bukhari dan Muslim]

Sahabat muslimku …. Shalat memiliki keutamaan berupa pahala, ampunan dan berbagai keuntungan yang Allah sediakan bagi orang yang menegakkan sholat.

Apalagi jika dengan rukun-rukunnnya dan lebih utama lagi apabila selain yang sholat Wajib 5 waktu, yang sunnah-sunnah juga dikerjakan.

Semoga status postingan sederhana ini dapat memotivasi kita sekalian dan dapat mendorong saudara kita lainnya untuk lebih perhatian terhadap shalat.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: