# DIMAKAMKAN HARI INI #

 

Maot

Kematian

# DIMAKAMKAN HARI INI #

Terbayangnya darah dalam nadiku tak lagi mengalir, jantungku tak lagi berdetak, otakku tak bisa lagi berpikir sehat, telapak kaki ku beku tak bisa digerakkan, mulutku tak bisa berkata semoga dalam hati bisa ucapkan kalimat Tauhidmu ya Allah. Aku mati, Perlahan,tubuhku dimandikan dengan sabun bidara semoga bersihnya mencuci kotornya jasadku karena aku akan menghadapmu ya Alloh, tubuhku dipakaikan kain kafan yang putih yang telah disyariatkan oleh Rasulmu , disolatkan..biasanya aku solat mampu berdiri sendiri memakai mukena berhajat kepadamu kini giliran aku yang di solatkan.

Perlahan… tanah sedikit demi sedikit hingga tertutup rapat ternyata di rumah ini aku terakhir tinggal, harta kemarin tak bisa kubawa sampe kesini. Perlahan….yang tadi yang telah berisak tangis menangisiku, yang tadi mengucapkan senandung doanya untukku , semua yang awalnya mengantarkanku hingga ke nisan ini mereka semua akhirnya meninggalkanku pulang kembali ketempat yang telah berbeda denganku. Masih terdengar jelas langkah-langkah kaki terakhir mereka olehku..mungkin-mungkinkah itu masih bisa terdengar…
Aku sendirian,di tempat gelap yang tak pernah terbayang dulu, Sendiri akhirnya, menunggu pertanyaan malaikatmu yang kau utus menghampiriku semoga dia adalah Malaikat Rahmatmu

Belahan hati, belahan jiwa pun pergi , Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain. Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka. Terbayang Sanak keluarga ku yang kusayangi, menangis,sangat pedih aku tak bisa menyeka tangisan mereka untuk berucap tolong jangan tangisi aku karena yang ku butuh adalah doa dari kalian . Doa yang akan sampe kepadaku insyaalloh
Tetap saja aku tetap sendiri, disini,menunggu perhitungan amal dalam Mizan mu. Menyesal sudah tak mungkin sangat tidak mungkin
Tobat tak lagi dianggap dan maaf pun tak bakal dihirau karena dunia tempat adanya beramal tidak berlaku diakhirat. Disinilah tempat memetik hasil amalan-amalanku di dunia. Aku benar-benar harus sendiri..

Ya Allah jika Engkau beri aku satu lagi kesempatan, jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU Untuk aku perbaiki diriku, Aku ingin memohon maaf , memohon maaf seampun-ampunnya kepada mereka yang selama ini telah merasakan zalimku yang sengaja aku lakukan dan yang tidak sengaja aku lakukan , ataupun kezoliman yang tidak aku tau. Meminta maaf yang selama ini sengsara karena aku tersakiti karena aku.

Ingin Aku akan kembalikan jika ada harta yang tak halal ini yang telah kukumpulkan bahkan telah kumakan..yang aku sengaja ataupun tidak
Ya Allah Beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,Untuk berbakti kepada orangtuaku tercinta. Untuk papa, untuk mama, untuk mereka yang telah merawat , mengasihiku, untuk seorang ibu yang menyusuiku maaf ….Teringat kata kasar dan keras yang menyakitkan mereka, bentakan tak sengaja ataupun tidak, keinginan ku yang harus terpenuhi, banyak menuntut aku ini dulu pada kalian, Astagfirulloh …

Maafkan aku mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,….
Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku,menyenangkan saudara-saudaraku , tuntun aku Untuk beramal soleh, tuntun aku jadikan akhlak ku pribadi yang kau suka ya Alloh. Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu lebih lama lagi…..Begitu menyesal diri ini…..
Kesenangan yang pernah kuraih tak ada artinya tanpa ridho mu…Mengapa ku sia sia kan saja waktu hidup yang hanya sekali itu? putar ulang waktu itu ya Tuhan

Namun kini aku dimakamkan hari ini dan semua menjadi sirna dan menjadi terlambat, aku harus sendiri tak ada lagi papa tak ada lagi mama tak ada lagi suami tak ada lagi semua keluargaku yang bisa membantuku di sini
Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab dan dikumpulkan dipadang mahsyar…Ya Allah Tuhanku yang maha pengasih , sandingkan aku dengan Rasulmu disitu nanti
sampaikan salamku untuk sahabatku yang mengingatkan ku akan hari terakhirku didunia Ternyata sahabat yang terbaik yaitu sahabat yang selalu mengingatkan tentang kematian !! Subhanalloh

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: