DAN LANGIT BERGEMURUH By : Irfan Hidayat

Langit bergemuruh

 

DAN LANGIT BERGEMURUH Pagi tadi baru keluar rumah masih di seputar kompleks bersama motor butut aku berpapasan denganmu yang berjalan sendiri dengan jilbab panjangmu Saat dekat, mataku lancang melihat wajahmu Pun engkau begitu Malu segera menyergapku lalu cepat kutundukkan pandangan barusan padamu Entah denganmu Aku tak tahu Hatiku lalu gemuruh Dan langit pun bergemuruh Betapa indahnya dosaku barusan memandang pesonamu meski tak tersenyum padaku Dibilang cantik juga relatif sebab tidak terukur angka logika Sebab jatuh hati itu buta, dada ini saja yang bergetar Tlah lama aku mencari tautan hati sejati Yang menyederhanakan hal sulit dan rumit Terlebih yang bercokol berkarat dalam kepalaku Meneduhkan gelisah kelelakianku yang sunyi sepi Aku tak perlu kekasih sempurna jiwa raga sebab ternyata tak pernah ada Aku hanya butuh pendamai resahku bukan yang terbahak-bahak atas ketidak sempurnaanku Maafkan kejujuran ini dalam syairku Aku tidak tahu apa esok kita akan berpapasan lagi Sebab aku tidak tahu namamu dan rumahmu Aku pasrah saja pada Allah atas dosa mataku melihat kecantikanmu Meski belum pernah kuuji dimana batas pribadimu aku tak peduli itu Aku tetap berlari dan terus berlari mengumpulkan bekalan sederhana yang aku bisa gapai menuju gerbang sakinah sebenarnya bersama seorang yang berprasangka baik pada niatku….Sebab jatuh hati itu buta, dada ini saja yang bergetar…

By : Irfan Hidayat 05122010

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: