GENERASI MENINGGALKAN SHALAT dan MENGIKUTI SYAHWAT By :Ustadz R. Bagus Priyo Sembodo.

Game-online 2

Game Online 2

Syahid

 

GENERASI MENINGGALKAN SHALAT dan MENGIKUTI SYAHWAT

Bismillah, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin

1. Kita berbagi artikel yaa, tulisan Ustadz R. Bagus Priyo Sembodo, silahkan follow beliau @orangawam1

2. Generasi Meninggalkan Shalat dan Mengikuti Syahwat

3. Ada keluarga baik dan pilihan. Mereka adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam,

4. dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Allah beri petunjuk dan telah Allah pilih.

5. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.

6. Kemudian datanglah sesudah mereka, generasi pengganti yang jelek. Mereka yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti hawa nafsu.

7. Generasi buruk semacam ini kelak akan menemui kesesatan dan kerugian di akherat.

8. Kecuali orang yang bertaubat, kembali kepada jalan ketaatan. Mereka beriman dan beramal saleh.

9. Maka mereka itu akan masuk surga dalam keadaan tidak dianiaya dan dirugikan sedikitpun.

10. Generasi yang sudah menyia-nyiakan sholat, maka mereka lebih menyia-nyiakan kewajiban-kewajiban lainnya.

11. Karena shalat itu adalah pilar agama serta sebaik-baik perbuatan hamba. Allah menyebutkan ciri-ciri keluarga pilihan ini.

12. Mereka mempunyai keyakinan, pengagungan dan kepatuhan yang tinggi terhadap ayat-ayat Allah.

13. Mempunyai penghayatan yang mendalam terhadap pemahaman petunjuk Allah ini.

14. Namun sesudah itu, generasi pengganti yang sama sekali tidak sama.

15. Jangankan seksama memahami pelajaran ayat, bahkan shalat pun mereka tinggalkan.

16. Jangankan memperjuangan hukum ketentuan Allah, bahkan mereka mentaati tuntunan hawa nafsunya.

17. Betapa menghujamnya peringatan Allah dalam Al-Quran ini.

18. Penuturan tentang keluarga paling shalih yang dikemudian hari terlanjutkan oleh generasi yang meninggalkan amalan paling mendasar dalam keshalihan.

19. Hal ini merupakan kemerosotan yang keterlaluan.

20. Betapa tragis hal ini. Jika hal ini terjadi pada keluarga pilihan maka sangat cukup alasan kita berkuatir terhadap generasi penerus kita

21. Mesti ada tekad dan semangat menyala untuk mengupayakan penanggulangan munculnya generasi bersampah ini.

22. Pendidikan yang kita miliki seharusnya menjaminkan usaha serius mewujudkan sifat generasi pilihan.

23. Juga menjauhkan dari sifat generasi memalukan dan mengecewakan.

24. Kewaspadaan terhadap berbagai hal yang merusak. Antara lain kecanduan game pada anak.

25. Ada banyak hal buruk yang telah diterangkan oleh para cerdik pandai tentang dampak buruk kecanduan game.

26. Kurang tidur. Banyak anak mengorbankan waktu berharga mereka untuk tidur dan menggunakannya untuk bermain video game.

27. Kurang tidur maka dapat membahayakan kesehatannya.

28. Hidup kotor. Seseorang yang mencandu mulai mengabaikan segala hal terkait kebersihan pribadi. malas mandi hingga penyakit gigi

29. Isolasi diri. Ia cenderung mengasingkan diri dari teman dan keluarga. Lebih asyik dengan permainannya.

30. Ketidak pedulian seseorang terhadap kebersihan pribadi hanya awal perpindahan orang itu dari dunia nyata & menjauh dari kehidupan sosial

31. Baginya, interaksi dengan tokoh-tokoh hero video game lebih berarti dibandingkan interaksi dengan siapapun

32. Orang yang sudah kecanduan video game mudah mengabaikan pekerjaan, sekolah, teman-teman, dan keluarganya.

33. Ia menolak melakukan aktivitas bermanfaat.Stres.

34. Stres. Kegagalan mereka memenangkan level-level pada video game menyebabkannya stres berlebihan.

35. Makan kurang sehat. Kecanduan membawa jarang mandi, jarang tidur, dan pola makan mereka menjadi tak sehat.

36. beralih ke makanan cepat saji dan memilih memakan makanan beku dan instan. memperbanyak minuman soda dan minuman energy.

37. Sehingga mudah terserang obesitas, diabetes, dan penyakit lain.

38. Berbohong dan khianat terhadap amanah. Upaya untuk memenuhi tuntutan syahwat menjadikan mudah berdusta.

39. Kesibukan berlezat dalam syahwat membimbing untuk khianat terhadap amanah yang semestinya ditunaikan. Itulah sebagian yang tersebutkan.

40. Masih ada banyak lagi yang belum dibeberkan. Orang tua dan guru perlu memahami hal game ini.

41. Banyak orang tua membiarkan karena menganggap hal ini menyenangkan anak dan meringankan pekerjaan mengasuh. Padahal perlahan mendekati bahaya

42. Demikian, semoga bermanfaat. Sekarang tugasnya Uni

Jazakillah khairan .

# Di Palestina, anak-anak kecil bermain “syahid-syahidan” dengan teman2nya. Satu anak berperan sebagai syuhada’, yang lain menggotong tubuhnya.

Permainan yang menggambarkan begitu besarnya impian mereka untuk syahid. Masya Allah…

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: