Kutipan dari Almarhum Bob Sadino sebelum wafat..!! SANGAT INSPIRATIF.

Assalamualaikum………
Kutipan dari Almarhum Bob Sadino sebelum wafat..!! SANGAT INSPIRATIF

Bob Sadino
( 1939 – 2015 )

Luar biasa……!!!
Sangat menginspirasi…….

* Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan.
Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

* Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat.
Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

* Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia.
Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

* Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup.
Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

* Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat.
Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

* Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat.
Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

* Kosmetik bukan jaminan kecantikan.
Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

* Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang.
Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

* Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”
Dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda.
Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda.
Di atas langit, masih ada langit.
Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”.
Itulah kehidupan.

* Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu…!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda,
“Ini saatnya pulang!”— memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.

Silahkan di SHARE agar lebih banyak lagi orang yang terinspirasi dari makna kutipan ini.
Semoga selalu berbahagia dengan keadaan yang anda miliki dan jalani saat ini.
🙏🏼🙏🏼🙏🏼

bob-sadino

Iklan

SEKITAR WAFAT BAGINDA NABI MUHAMMAD SAW. Dikutip oleh Hasan Husen Assagaf dari kitab Sirah Ibnu Hisyam.

 COPAS

SEKITAR WAFAT BAGINDA NABI MUHAMMAD SAW.

Ada satu hal yang perlu diketahui oleh Umat Muhammad saw.. yaitu di saat wafat Nabi saw..

= Bagaimana beliau dimandikan…??
= Siapa yang yang memandikan jasad beliau…?
= Siapa yang menguburkan beliau… ??
= Siapa yang turun ke dalam liang kubur….??

Ini penting .. !!
harus kita tahu..

Yang memandikan jasad beliau adalah keluarga Nabi saw diantaranya:
Ali bin Abi Thalib ra.. Abbas bin Abdul Muthalib paman Nabi saw..
Fadel bin Abbas..
Qustam bin Abbas.. Usama bin Zed.. dan Syugran pembantu Nabi saw..

Abbas dan kedua Anaknya (Fadel dan Qustam) memegang dan membalik-balikan jasad Nabi saw saat dimandikan.. Usama bin Zed dan Syugran menuangkan air ke jasad beliau.. Ali bin Abi Thalib memandikan dengan tanganya di atas bajunya.. Ia tidak berani sama sekali menyentuh tubuh Nabi saw yang mulia dengan tanganya.. dan dia tidak berani melihat jasad beliau sebagimana pemandi mayat melihat jasad mayat..

Di saat dimandikan.. Ali bin Abi Thalib ra berkata: “Alangkah sucinya kamu wahai Rasulallah saat hidupmu dan matimu”..

Setelah dimandikan.. beliau dikafankan dengan menggunakan tiga lapis kain Yamani berwarna putih tanpa gamis atau serban…

Di tempat dimandikan Nabi saw (di rumah beliau).. digali liang kubur oleh Abu Thalhah Al-Anshari.. lalu dibuat liang lahad.. Kemudian para shahabat menyolatkan Nabi saw laki laki.. perempuan.. dan anak anak.

Setelah disholatkan lalu dikubur pada malam Rabu.

Adapun yang turun ke dalam liang kubur adalah Ali bin Abi thalib.. Fadel dan Qustam kedua anak Abbas.. dan Syugran pembantu Nabi saw.

Disaat diturunkan jasad Nabi saw ke dalam kubur.. Ausan bin Huli Al-Anshari berkata kepada Ali bin Abi Thalib ra: “Aku memohon kepada Allah agar aku mendapat kebagian dari kebaikan ini”.. maksudnya meminta izin kepada Ali bin Abi Thalib agar bisa turun ke dalam liang kubur.. Ia diizinkan lalu turun bersama sama menguburkan Nabi saw.

Rasulallah saw wafat dalam usia 63 tahun.. wafat tidak meninggalkan harta warisan kepada keluarganya.. bahkan tameng beliau masih digadai dengan satu sha’ gandum..

Allahuma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wasallam.

Dikutip oleh Hasan Husen Assagaf dari kitab Sirah Ibnu Hisyam

SAW

SAW 1

SAW 2

Previous Older Entries

%d blogger menyukai ini: